Tata Cara Penyembelihan
Rukun penyembelihan :
- Menyembelih,
Dalam penyembelihan diharuskan memotong saluran keluar masuknya nafas (hulqum) dan saluran masuknya makanan dan minuman (mari’).
- Penyembelih,
Orang yang menyembelih diharuskan beragama islam
- Hewan yang disembelih,
Hewan yang disembelih adalah hewan yang halal dikonsumsi, dan dalam keadaan hidup. Bahkan jika hewan tersebut hampir mati yang disebabkan oleh suatu hal, seperti tertabrak atau tertembak, maka disyaratkan adanya hayat mustaqirroh (keadaan masih adanya ruh dalam jasad yang disertai kemampuan melihat, bersuara dan bergerak sesuai kehendak).
- Alat penyembelih
Diharuskan menggunakan alat yang tajam dengan ketajaman yang minimal mampu merobek daging. Seperti alat tajam yang terbuat dari besi, batu maupun kayu, dan tidak boleh menggunakan kuku, gigi dan tulang, meskipun sangat tajam.
Kesunnahan Dalam Menyembelih
- Menajamkan pisau.
- Menekan pisau dengan kuat.
- Orang yang menyembelih menghadap kiblat, begitu juga leher hewan yang disembelih dihadapkan ke kiblat, dengan posisi kepalanya di selatan.
- Membaca basmalah.
- Menyembelih unta dengan cara nahru (menyembelih pada leher bagian bawah), untuk selain unta menyembelih dengan cara dzabhu (menyembelih pada leher bagian atas)
- Menyembelih unta dalam keadaan berdiri dan menyembelih sapi, kerbau dan kambing dalam keadaan dibaringkan.
- Tidak menambah luka sebelum hewan benar-benar sudah mati.
Kemakruhan Dalam Menyembelih
- Tidak membaca basmalah
- Tidak menghadap kiblat
- Menambah luka setelah sempurnanya penyembelihan dan sebelum hewan tersebut benar-benar mati
- Mengasah pisau di hadapan hewan yang akan disembelih
- Menyembelih hewan di hadapan hewan lain.
Adapun cara paling utama penyembelihan hewan kurban adalah sebagai berikut :
Bagi laki-laki yang berkurban, disunnahkan untuk menyembelih hewan kurbannya sendiri, sedangkan bagi perempuan disunnahkan untuk mewakilkan penyembelihan hewan kurbannya. Dan apabila penyembelihan diwakilkan kepada orang lain, maka sunnah bagi yang berkurban untuk menyaksikan penyembelihan hewan kurbannya.
Tata cara paling utama penyembelihan hewan kurban :
- Penyembelih dan hewan menghadap kiblat (leher hewan dihadapkan kiblat dengan posisi kepala hewan di sebelah selatan)
- Membaca bismillah بسم الله الرّحمن الرّحيم
- Membaca sholawat اللّهم صل و سلم على سيد نا محمّد وعلى ال سيد نا محمّد
- Membaca takbir اللّه أكبر اللّه أكبر اللّه أكبر وللّه الحمد
- Membaca do’a اللّهم هذه منك وإليك فتقبلها مني/منه/منهم يا كريم
- Niat saat berlangsungnya penyembelihan atau menjelang penyembelihan.
Contoh niat kurban sunnah bagi penyembelih sebagai wakil dari orang yang berkurban:
نويت الأ ضحية المسنو نة عن مو كلي ……………….. لله تعا لى
Contoh niat kurban nadzar bagi penyembelih sebagai wakil dari orang yang berkurban:
نويت الأ ضحية المنذورة عن مو كلي ……………….. لله تعا لى
Bagi yang berkurban untuk diri sendiri dan menyembelih hewan kurbannya sendiri, kata” عن مو كلى” diganti ” عن نفسي” , jika untuk istrinya diganti ” عن زوجتي ” dan jika untuk anak perempuannya diganti ” عن ابنتي ”

min, sekadar saran, mungkin alngkah baiknya makalah dibuat pdf dan mudah di unduh..