Santrimenara.com-KH. Dzi Taufiqillah bin KH. Ma’mun Ahmad, Pengasuh Pondok Pesantren TBS Balaitengahan Kudus Wafat. Sabtu (27/3) Pukul 22.10 WIB.
Almarhum meninggal diumur 61 tahun, Pukul 22.10 WIB di Kediaman beliau sendiri, komplek Pondok Pesantren Tasywiquth Thullab (TBS) Balaitengahan Kota Kudus.
Pemakaman akan dilaksanakan pada Ahad (28/3) Pukul 10.00 WIB di makam Sedyo Luhur Krapyak.
Kabar ini dibawa oleh keluarga beliau Hj. Masfiyah (kakak), Hj. Aslikhah (kakak), KH. Taufiqurrohman (kakak), Hj. Zahrotul Izza (putri), H. Ahmad Lutfi Mubarok (putra) dan H. Faisol Anwar (menantu).
Almarhum merupakan putra keempat dari lima bersaudara (Hj. Masfiyah, Hj. Aslikhah, KH. Taufiqurrohman, Almarhum Ahmad Nurul Muttaqin (adik) oleh pasangan KH. Ma’mun Ahmad dengan Hj. Asnah.
Yai Dzi, sapaan almarhum, telah banyak kiprah di masyarakat pun juga para santri. Ia terkenal ketegasannya dalam menyikapi suatu hal. Terutama di bidang tata tertib, tanggung jawab atau masalah kedisiplinan.
Beliau tidak segan menegur dan mengingatkan jika masih ada yang melanggar tata tertib atau tidak tanggung jawab. Baginya, selain adab, tanggung jawab dan disiplin adalah perilaku yang harus juga dikuasai oleh para santri.
Yai Dzi sering mencontohkan “Kang, Nek tugasmu rene luru ngelmu, yowes kang sinau seng mempeng, gausah mikir manganmu kepiye. Latihan tanggung jawab kang, Koe diamanahi wong tuo kon luru ilmu yo kui kang dilakoni. Seng penting tanggung jawab ngko Insyalloh barokah”.
(Kang, Kalau tugasmu ke sini cari ilmu, carilah ilmu itu yang sungguh-sungguh, masalah makan tidak perlu dipikir. Latihan tanggung jawab. Kalau diamanahi orang tua cari ilmu, ya itu tadi lakukanlah. Yang terpenting itu tanggung jawab nanti Insyaalloh barokah”.
(red/sdd)