aswajaSilatnas TBStbskudus

FGD Silatnas Dihadiri Ratusan Peserta

1 Mins read

SANTRIMENARA.COM, KUDUS – Acara Silatnas TBS dimulai dengan keynote speech dan pembukaan untuk Focus Group Discussion (FGD) Silatnas yang terdiri dari empat divisi. Divisi  tersebut terdiri dari Divisi Kemandirian Ekonomi, Divisi Jaringan Alumni, Divisi Media dan Data serta Divisi Advokasi dan Konseling Aswaja.

Keynote speech disampaikan oleh Guru Besar Ilmu Tasawuf, Dr. KH. Abdul Muhaya, M.A. Dalam orasinya, alumnus Islamic Studies McGill University Kanada itu membukanya dengan pesan yang sering disampaikan oleh al-‘Allamah asy-Syaikh KH. Turaichan Adjhuri rahimahullah,yaitu:

عليك بطريق الهدى #ولا يضرك قلة السالكين

وإيك وطرق الردى # ولا تغتر بكثرة الهالكين

Muhaya, panggilan mantan dekan Fakultas Ushuluddin dan Humaniora UIN Walisongo Semarang itu mengatakan bahwa tempatnya duduk merupakan tempat bermainnya waktu sekolah di Madrasah TBS. Ia bernostalgia bahwa di sebelah barat ada pohon asem (yang sudah tumbang, red). Ia melanjutkan bahwa alumni Madrasah TBS mempunyai dua keunikan, yaitu:

  1. Alumni Madrasah TBS berbeda dengan yang lain, yaitu mempunyai hubungan emosional dan spiritual.
  2. Alumninya sudah banyak tersebar di mana-mana sehingga perlu  diorganisir.

Setelah itu kemudian dibuka oleh Romo KH. Ahmadi Abdul Fattah, M.A dan dibuka dengan bekah al-Fatihah. Selesai pembukaan, para undangan dan tamu melanjutkan dengan FGD yang bertempat di Gedung Madrasah Aliyah sebelah timur kantor balai desa Kajeksan. FGD tersebut dihadiri ratusan peserta dari berbagai angkatan, dari 90an hingga yang baru lulus 2016 kemarin.

Dari pantauan santrimenara.com, para peserta keempat divisi mengikutinya dengan antusias. Rencananya, hasil dari FGD tersebut rencananya dirapatkan dalam sidang pleno FGD setelah acara Ngaji Bareng Masyayikh setelah isya’. (smc-025).

Komentar
Baca Juga  Silatnas Dihadiri Pengurus Pusat Matan Indonesia
Related posts
aswajaKolomopinipesantren

Pesantren Salaf di Era Globalisasi dan Kemajuan Teknologi AI

2 Mins read
Dibaca: 1,174 Pesantren salaf, dengan tradisi pengajarannya yang kental akan nilai-nilai keislaman klasik, kini berdiri di persimpangan jalan. Era globalisasi, dengan arus…
aswajaberitaNU

Pelatihan Pengelolaan Sampah GP Ansor Kudus: Mengurai Masalah Menjadi Maslahah

1 Mins read
Dibaca: 576 Kudus, 18 Mei 2028 – Dalam upaya menumbuhkan kesadaran dan aksi nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan, Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda…
aswajaberitaNU

Solid dan Siaga: GP Ansor Jekulo Gelar Tri Wulan Banser di Desa Klaling

1 Mins read
Dibaca: 464 Jekulo, 18 Mei 2025 – Pimpinan Anak Cabang GP Ansor Kecamatan Jekulo sukses menggelar kegiatan Tri Wulan Banser Satkoryon Jekulo…

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *